FPN

Front Persatuan Nasional

Archive for the 'Naskah' Category

April 6, 2010

Pidato Pengantar Dialog Kebangsaan Ke XIV

Liberalism Dan Kebangsaan

Oleh K.H. Agus Miftach

dk14-gmMaka ada baiknya kita mengevaluasi demokrasi liberal yang kita terapkan selama ini. Benarkan ini cara yang tepat untuk mewujudkan keadilan dan kemakmuran? Faktanya justru meluasnya handicap antara yang kaya dan yang miskin. Kehidupan rakyat kecil semakin sulit, sementara kehidupan kaum kaya semakin nikmat. Jika kesenjangan ini terus kita biarakan, tentu akan berimplikasi sosial dan politik, yaitu terjadinya dorongan-dorongan yang terakumulasi bagi perubahan politik yang lebih memenuhi harapan rakyat banyak […]


March 3, 2010

Pidato Pengantar Dialog Kebangsaan Ke XIII

Disiplin dan Kebangsaan

Oleh K.H. Agus Miftach

Hal lain yang patut disesalkan adalah penggusuran-penggusuran pedagang kaki lima oleh Pemerintah Daerah. Sektor non-formal ini sangat penting artinya ditengah situasi perekonomian nasional yang kurang kondusif saat ini. Secara kumulatif sector non-formal menyumbangkan pertumbuhan sekitar 2,5 %, sangat penting dan strategis. Disamping itu sector ini mampu menyerap pengangguran, problem serius yang tengah kita hadapi. Mestinya ada langkah yang bijaksana untuk memaksimalkan sector ini, bukan malah menggusurnya. Mungkin dengan pengadaan skema kredit tanpa agunan, penyediaan lokasi yang memadai dsb […]


January 26, 2010

Pidato Pengantar Dialog Kebangsaan Ke XII

Refleksi 2010, Tantangan Dan Harapan

Oleh K.H. Agus Miftach

dk12-sbyIni pilihan-pilihan yang sulit. Bahkan banyak orang berpendapat ini muskil. Artinya pilihan yang terbaik, masih tetap mempertahankan pemerintahan SBY dengan perubahan-perubahan yang signifikan, termasuk reshuffle cabinet. Ini harga yang harus dibayar dari tekanan-tekanan politik akibat skandal Bank Century. Sementara kasus Bank Century itu sendiri harus ditindak secara hukum. Semua yang terlibat harus dituntut sesuai prinsip Negara Hukum. Dari balik kasus ini kita berharap terjadinya perbaikan-perbaikan di sector keuangan dan perbankan serta sector-sektor lain […]


September 2, 2009

Pidato Pengantar Dialog Kebangsaan Ke XI

Terorisme Dan Masalah-Masalah Sosial

Oleh Ketua Umum Front Persatuan Nasional K.H. Agus Miftach

…Akhir-akhir ini para ulama dan kyai lebih banyak sibuk urusan politik, birokrasi, dan urusan-urusan komersial, serta tidak menangani dakwah dengan baik. Akibatnya dakwah banyak terbengkalai dan mandek. Terjadi kekosongan di wilayah ini, yang kemudian diisi oleh berbagai aliran dakwah yang menjadi jaringan kaum teroris. Dari celah ini pula berhasil di recruit suicide bomber berusia remaja yang sungguh menyentak kesadaran kita semua. Kosongnya nilai-nilai kebangsaan dan fantasi religious yang menyesatkan telah menjadi pelarian yang salah dari rasa frustasi kaum muda yang kecewa terhadap kondisi obyektif yang mereka hadapi []


July 4, 2009

[Press Release] Ketua KPU Harus Segera Di Ganti

Oleh K.H. Agus Miftach


…Inilah jalan keluar terbaik untuk menjamin pilpres yang jujur dan adil. Ini sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya kerusuhan pasca pemilu akibat ketidakpercayaan publik terhadap netralitas KPU. Pemerintah tidak dapat dipersalahkan dalam perilaku KPU itu, karena KPU tidak berada dibawah garis instruktif pemerintah melainkan merupakan lembaga independen yang bertanggungjawab terhadap UU []

June 5, 2009

Tanggapan Terbuka terhadap Pidato Presiden Obama

Tanggapan Terbuka terhadap Pidato Presiden Obama

Oleh K.H. Agus Miftach

barak mubarak_resizeBetapapun Presiden Obama di Universitas Cairo, Mesir membuka babak baru hubungan Barat dengan dunia Islam. Ini merupakan harapan untuk membangun Tata Dunia Baru (Novus Ordo Seclorum) dan menyatukan ragam perbedaan kepada satu keyakinan bersama (E Pluribus U Num) untuk kehidupan yang bebas dari rasa curiga menuju kepada sikap toleransi dan saling percaya untuk membangun dunia yang lebih damai dan sejahtera. Pembukaan pidatonya dengan “Assalamu’alaikum” dan sejumlah pengutipannya yang tepat ayat-ayat suci Al-Qur’an mengawali rekonsiliasi budaya yang penuh harapan. Presiden Obama dengan jelas dan tegas membedakan antara Muslim dengan teroris. Tetapi tak cukup hanya dengan retorika, Presiden Obama harus membuktikan dengan langkah dan program yang nyata. Kita memang tidak boleh terlalu optimis, itu semua perlu dibuktikan menjadi realitas social yang menjadi harapan kedua peradaban []


June 1, 2009

Pidato Pengantar Dialog Kebangsaan X

Memahami Makna Pemilihan Presiden 2009

Oleh Ketua Umum Front Persatuan K.H. Agus Miftach

GM1Betapapun banyak kekurangan, kita telah berada pada jalur yang benar atau istilah praktisnya “on the track”. Tinggal bagaimana kita mengelemenir semua kekurangan dan mengoptimalkan semua aspek ideal yang harus dicapai dalam Pilpres 2009 mendatang dengan tolok ukur Pancasila, Preambule UUD 1945, Naskah UUD 1945 Amandemen, UU Nomor 42 Tahun 2008, dan jangan lupa sejarah dan budaya bangsa. Jika kita berhasil menyelenggarakan Pilpres dengan kualitas politik yang baik dan legitimated secara moral, maka sesungguhnya kita tengah mengatasi disorientasi dan dislokasi untuk menemukan mainstream nilai-nilai modernitas sosial yang sungguh kita perlukan dalam menciptakan emansipasi sosial kebangsaan ke depan. Maka ketika kita memberikan suara kita dalam Pilpres mendatang, kita tak sekedar memilih seorang pemimpin, tetapi lebih dari itu kita telah meletakkan landasan dan modalitas bagi sublimasi-progresif bangsa ini ke arah masa depan yang lebih baik.[]

May 1, 2009

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah ke-219

Dinamika Politik Menjelang Pilpres 2009

Oleh K.H. Agus Miftach

sby-at…KALAU SBY berteguh hati untuk berpasangan dengan AT, diperkirakan pasangan SBY-AT akan menang satu kali putaran dengan perolehan suara sekitar 60-70 persen. Sejauh ini, Tim 9 menanti situasi yang kondusif, terutama berkaitan dengan pergolakan internal Golkar yang diharapkan akan menemukan solusi yang mengkerucut kepada 2 atau 3 nama Cawapres dalam rangka koalisi SBY, termasuk AT di dalamnya.[]

April 23, 2009

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah ke-218

Moral Infaq dan Pilpres 2009

Oleh K.H. Agus Miftach

sby-at…PRINSIP akhlaqul-karimah itulah yang sama sekali tidak terlihat dalam proses politik akhir-akhir ini, apalagi dalam Pileg 9 April dan rangkaiannya yang berantakan. Pilpres mendatang nampaknya juga tidak melibatkan prinsip akhlaqul-karimah ini, melainkan semata-mata pragmatis-materialis yang sangat dangkal yang bahkan tidak sesuai dengan prinsip liberalisme yang menjunjung tinggi kebebasaan, kesetaraan dan keadilan. Dalam pemilu Indonesia semua memanipulir dan mengeksploitir semua potensi yang ada secara pragmatis untuk kepentingannya sendiri. Suatu kesesatan yang tidak sesuai dengan prinsip moralitas Islam.[]

April 16, 2009

[Dialog Kebangsaan IX] Pengaruh Krisis Identitas Terhadap Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama

Oleh M. Atho’ Mudzhar
atho
Untuk mengatasi suatu konflik yang bersifat kelompok keagamaan atau komunal keagamaan, kita tidak boleh mengurut persoalannya dan berhenti pada faktor-faktor keagamaan saja, melainkan harus terus mengusut akarnya (core of conflict) yang mungkin sudah menjadi tersembunyi jauh di bawah sana. Core of conflict itu biasanya adalah marginalisasi ekonomi dan politik, atau lebih tepatnya penilaian diri dan perasaan termargialisasi secara ekonomi dan politik, meskipun dalam kenyataan obyektif belum tentu kelompok itu telah termarginalisasi. Tetapi perasaan termarginalisasi itu sudah cukup untuk menjadi pemicu konflik antar kelompok yang ada.