Menemukan Tuhan
Oleh : KH. Agus Miftach
Filsuf Yunani Anximandros (610-540 SM) mengatakan bahwa arkhe (awal-mula) adalah to aperion (yang tak terbatas) diluar sifat-sifat bendawi yang dikenal manusia. Pernyataan Anaximandros tentang azas to aperion sebenarnya telah memasuki dimensi transcendental. Pengertian “yang tak terbatas diluar sifat-sifat bendawi yang dikenal manusiaâ€, artinya diluar logika dan diluar batas-batas ruang dan waktu serta diluar hukum-hukum fisika. Oleh karena itu pengertian arkhe dalam to aperion lebih bermakna yang menciptakan awal atau yang tidak berawal, dengan sendirinya tidak pula berakhir.


