FPN

Front Persatuan Nasional

Archive for May, 2005

May 27, 2005

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (044)

Fiksasi Regresi Kemunafikan


Oleh : KH. Agus Miftach
Iman-Tauhid adalah membebaskan jiwa manusia dari segala penjara hawa nafsu yang hanya berisi gejala kebahagiaan yang semu dan menyesatkan, kepada hakekat idea yang tertinggi, yaitu alam ukhrowi yang hakiki dan kekal yang berpuncak pada pertemuan Ruh manusia dengan Sang Maha Pencipta Azza wa Jalla

May 20, 2005

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (043)

Emansipasi Tauhid


Oleh : KH. Agus Miftach
Reformasi yang dilancarkan Islam, berintikan pada transferabilitas progresif dari budaya mitologi yang primitive dan rendah diferensiasinya kepada peradaban Tauhid yang modern dan tinggi deferensiasinya. Ini menyangkut proses mental-­development yang membangun kecakapan ego dalam memahami konsep kehidupan secara utuh dalam sisi agnostic dan sisi transcendent.

May 13, 2005

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (042)

Otonomi dan Homonomi

Oleh : KH. Agus Miftach
Homonomi merupakan manifest kebutuhan status, cinta-alam, iman, patriotisme dsb. Dalam bentuknya yang sempurna homonomi adalah “Ukhuwah Islamiyah” dalam arti yang seluas-luasnya dimana didalamnya justru terkandung keseimbangan otonomi-homonomi seperti makna ukhuwah bashariyah, ukhuwah wathoniyah dll dalam dimensi hablun-minannaas dalam satu nafas ketakwaan yang berdimensi hablun-minallah.

May 6, 2005

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (041)

Psiko-kognitif Kemunafikan


Oleh : KH. Agus Miftach
Kedustaan sudah menjadi kepribadian mereka atau sudah merupakan disposisi rigiditas (watak asli) mereka. Gestalt yang selalu muncul dari dasar psyche mereka, terutama dari totalitas ketidaksadaran kolektif adalah dusta. Dusta mengandung nilai kejahatan yang substansial, karena menyesatkan pengamatan dari keadaan yang sebenamya. Stimulus yang diungkapkan adalah palsu, maka akibatnya seluruh proses kognitif mulai dari skema, asimilasi dan akomodasi hingga ke titik ekuilibriumnya adalah palsu. Akibatnya tidak pemah ada kebenaran dalam Gestalt orang-orang munafik.