FPN

Front Persatuan Nasional

Archive for February, 2006

February 24, 2006

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (080)

Mengungkap Kebenaran


Oleh : KH. Agus Miftach
Dead Sea Scrolls dan Gulungan Koptik berasal dari abad ke-1 berisi 52 – 80 kitab a.l. Injil Thomas dan Injil Philips yang menurut Dan Brown dan para pakar pendukungnya lebih tua dari Injil-injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Para pakar menemukan kutipan-kutipan isi yang cukup panjang dalam Injil Matius dan Lukas bersumber dari Injil Thomas dan Philips. Didalam keseluruhan materi itu tidak terdapat dogma tentang kematian dan kebangkitan kembali Yesus.

February 17, 2006

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (079)

Konflik Peradaban


Oleh : KH. Agus Miftach
Jika kita mengetahui, sesungguhnya tidak ada yang kebetulan di muka bumi ini. Semua peristiwa terjadi oleh sebab-akibat yang terbentuk dari perilaku sadar atau tak sadar manusia dalam mewujudkan suatu keadaan yang diinginkannya. Kita tahu apa yang diinginkan Illuminati-Freemasonry, dan kemampuan mereka untuk merekayasa peristiwa-peristiwa besar di dunia. Dengan menyadari hal ini, semua pihak Muslim, Kristen, Arab, Amerika dan Eropa hendaknya bekerja sama, menumbuhkan saling percaya untuk mencegah perang yang tengah direkayasa ini.

February 10, 2006

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (078)

Da Vinci Code


Oleh : KH. Agus Miftach
Dan Brown novelis masyhur Amerika Serikat yang Illuminati-Masonic dalam best-seller “the Da Vinci Code (2005)” mengemukakan : ‘Kaisar Roma yang paganis (penyembah berhala), Konstantin Agung adalah tokoh yang menentukan empat Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes menjadi Kitab Injil resmi dari 80 kitab nominasi lainnya. Sepanjang hidupnya Konstantin Agung tetap seorang pagan. Dia baru dibaptis menjelang ajal ketika kedudukan politiknya sudah lemah.

February 3, 2006

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (077)

Hamas Memimpin Palestina


Oleh : KH. Agus Miftach
Kini setelah HAMAS memenangkan Pemilu Palestina Januari 2006, proses perdamaian Israel-Palestina menghadapi kendala besar, karena sikap dasar HAMAS yang tidak mengakui eksistensi Negara Israel, dan menempatkan konflik politik Palestina-Israel dalam perspektif perang antara Islam melawan Zionis. Kemenangan HAMAS mungkin akan memicu kemenangan partai garis keras Zionis LIKUD dalam Pemilu Israel sebentar lagi dan mungkin akan menaikkan tokoh garis keras Israel Benyamin Netanyahu.