FPN

Front Persatuan Nasional

Archive for September, 2006

September 29, 2006

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (111)

Materialisme yang Rapuh

Oleh: K.H. Agus Miftach

Menurut para cendekiawan materialis, kehidupan akhirat tidak ada, itu hanya dogma yang menjadi candu bagi manusia. Kehidupan seluruhnya adalah sebagaimana kenyataan yang dialami manusia di dunia ini. Mereka menolak total harapan masa depan transcendental di sorga atau institusi religius dari kuasa-kuasa gaib yang tidak dikenal. Bagi mereka dunia (alam semesta) bersifat abadi. Sorga dan neraka ada di dunia ini dan manusia dapat mencapainya tanpa perlu agama, melainkan melalui prinsip-prinsip kebebasan, persamaan dan persaudaraan (liberte, egalite dan fraternite), demokrasi dan sekulerism yang hakekatnya melepaskan manusia secara total dari religiusitas.

September 22, 2006

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (110)

Ortodoksi Islam dan awal Modernisasi Barat

Oleh: K.H. Agus Miftach

Pandangan Spinoza kemudian menjadi pandangan resmi “The Global Freemasonry” yang menyebut Tuhan dengan istilah “The Great Architect Of the Universe” (TGAOTU atau Arsitek Agung Semesta Alam) pada awal abad ke-18 yang sudah banyak kita bahas pada pengajian-pengajian sebelumnya. Setelah Orobio yang kita bahas pada pengajian ke-109 yang lalu, maka Prado dan Spinoza adalah tokoh sekuler-yahudi generasi pertama yang meletakkan dasar-dasar sekulerisme dan materialisme yang kemudian menjadi ciri yang menonjol dari modernisasi peradaban Judeo-Griko yang manjadi dasar peradaban Barat modern.

September 15, 2006

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (109)

Sekulerisme awal

Oleh: K.H. Agus Miftach

Zaman keemasan Islam adalah zaman al-Andalus selama 6 abad. Itulah kondisi ideal Islam yang melampaui zaman Rasulullah SAW yang penuh konflik dan pergolakan awal. Runtuhnya al-Andalus bahkan ditangisi kaum Yahudi di seluruh dunia, karena budaya dan peradaban Yahudi yang tumbuh di Sefardik (al-Andalus) ikut musnah, disusul kekejaman Inkuisisi Spanyol Katolik. Hal-ihwal ini sebenarnya sudah pernah kita bahas pada beberapa pengajian yang lalu.

September 8, 2006

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (108)

Okultisme Qabbala

Oleh: K.H. Agus Miftach


Ilmu sihir atau okultisme di lingkungan Bani Israil berbentuk sistem Qabbala yang tersistemasikan dalam tiga kitab suci Qabbala, yaitu Sefer Yetzerah (kitab genesis), Sefer Zohar (kitab keagungan) dan Sefer Bahir (kitab cahaya). Orang yang berjasa menyusun pelajaran oral menjadi tekstual ini ialah Rabbi Akiva ben Josef (Ketua Sandherin), dan pembantunya Rabbi Simon ben Joachai. Ketiga kitab Qabbala itu saling berkait dan harus dipelajari dan difungsikan bersama-sama. Sefer Zohar berisi ayat-ayat dan amsal rahasia yang hanya dapat dipahami melalui Sefer Yetzerah.

September 1, 2006

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (107)

Inkuisisi Spanyol

Oleh: K.H. Agus Miftach

Spanyol dibersihkan dari orang Islam dan orang Yahudi dengan program Inkuisisi Spanyol yang berdarah-darah itu. Tidak kurang dari 70.000 orang Yahudi dipaksa masuk Kristen (Katolik). 13.000 Yahudi di bunuh, 130.000 di usir, 50.000 diantaranya mengungsi ke kerajaan baru Islam Turki Utsmanyah yang disambut baik. Sepanjang abad 15 orang-orang Yahudi di usir dari seluruh Eropa Barat, akibatnya terus bergeser ke Timur ke wilayah Turki Ustmany di mana mereka mendapatkan perlindungan dengan baik. Di bawah imperium Islam, kaum Yahudi tidak pernah mengalami pembantaian seperti yang dialami orang-orang Yahudi di kawasan Eropa lainnya (Karen Arsmtrong, 2000).