FPN

Front Persatuan Nasional

Archive for August, 2007

August 31, 2007

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (151)

Perlawanan Sayyid Qutb


Oleh : KH. Agus Miftach
Ideologi Qutb memperoleh momentumnya ketika pasukan Nasser kalah melawan Israel dalam Peang Enam Hari di bulan Juni 1967. Kekalahan itu telah menghilangkan gengsi sekular Nasserisme, sosialisme dan nasionalisme. Di seluruh Timur Tengah terjadi kebangkitan kembali semangat keagamaan, dan tak pelak ideology fundamentalis modern Qutb mengilhami banyak gerakan kaum Muslimin. Inilah awal distorsi besar-besaran kehidupan Nabi saw, dimana jihad ala Qutb yang berarti kekerasan menjadi visi utama kaum Muslimin yang dianggap sebagai pelaksanaan dari visi Muhammad saw.

August 27, 2007

Deklarasikan Segera

Kutipan berita dari tabloid Suara Islam

“Deklarasikan Segera”

Agus Miftach - Politisi

Menurut saya, ide tentang kekhilafahan Islamiyyah itu masih menjadi wacana. Dan konferensi internasional itu merupakan bentuk kerinduan umat akan khilafah. Saya kira tidak ada yang harus ditakuti dengan gerakan ini. Karena semata-mata hanya seruan moral saja. Ini merupakan wacana moralistik yang baik untuk pembelajaran masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai tradisional. Meski demikian mereka saya kira akan lebih banyak terjebak pada debat tradisional. Misalnya khilafah ala minhaj nubuwah seperti apa? Manhaj nubuwah seperti apa?

August 24, 2007

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (150)

Syariah, Khilafah dan Kebangsaan II (Perlawanan al-Maududi)


Oleh : KH. Agus Miftach
Pandangan-pandangan kekhilafahan dan kesyariatan al-Maududi kemudian Sayyid Qutb, menjadi kiblat madzhab fundamentalis Sunni. Letupan perjuangan revolusioner dan radikalisme Sunni di Mesir, Pakistan, Afghanistan, Sudan, Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina dll, tidak terlepas dari model-model pemikiran al-Maududi dalam berbagai bentuk dan modifikasinya.

August 17, 2007

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (149)

Syariah, Khilafah dan Kebangsaan

Oleh: K.H. Agus Miftach

Jika yang dimaksud syariah dan khilafah adalah semata-mata pemerintahan agama yang teokratik-dogamtis, ini akan sangat berbahaya, karena akan menimbulkan konflik dan perpecahan dan antiklimaks nihilisme seperti yang dialami Syaikh Said Nursi di Turki. Tetapi jika syariah dan khilafah berupa solusi rasional dengan agregat ekonomi, politik dan sosial budaya, terutama nilai-nilai kebangsaan, maka kami percaya terdapat harapan di dalamnya.

August 10, 2007

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (148)

Reformasi Hasan al-Banna


Oleh: K.H. Agus Miftach

Di tengah-tengah pandangan modern-nya yang revolusioner, al-Banna berpendapat bahwa keimanan bukan membuta terhadap suatu doktrin, melainkan harus dipahami dengan penghayatan dan pelaksanaan ritual-ritualnya. Maka al-Banna berpendapat modernisasi kaum Muslimin di bidang politik dan ekonomi yang bersifat rasional dan praktis harus dibarengi dengan reformasi psikologis dan spiritual. Namun sesungguhnya yang paling memicu gelora reformasinya ialah kemelaratan rakyat Mesir di satu pihak dan kemewahan penjajah Inggris di lain pihak.

August 5, 2007

Ucapan Bela Sungkawa

Innalillahi wa’innailaihi rojiun
KH. Agus Miftach dan segenap pengurus website www.persatuan.web.id mengucapkan turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas meninggalnya Kakek dari Desi - Pengurus FPN. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT.
Wassalamu’alaikium War. Wab.

August 4, 2007

Diskusi Nasional Sehari LSM Abdi Lestari

Pengawasan Terhadap Dana Asing LSM


Oleh : KH. Agus Miftach
Betapapun berkuasanya Global Illmunaty-Freemasonry, kita adalah bangsa yang berdaulat, dan walaupun banyak diantara para founding father kita adalah para anggota Illuminati-Freemasonry, begitu juga ideology Pancasila yang banyak dipengaruhi oleh pandangan sekuler-humanis masonic, kita tetap satu bangsa yang beriman kepada Tuhan dan memiliki souvereignity yang bersumber dari keberadaan kita sendiri sebagai hasil perjuangan seluruh rakyat dan rahmat Allah Azza wa Jalla.

August 3, 2007

Pengajian Tauhid Wahdatul Ummah (147)

Reformasi Muhammad Abduh


Oleh KH. Agus Miftach
Reformasi Abduh dan al-Afghani memperlihatkan betapa sulitnya menyesuaikan sebuah bentuk kepercayaan agama konservatif yang telah diterima baik di tengah masyarakat dengan etos dunia modern yang jauh berbeda. Syaikh Muhammad Abduh reformer besar, seorang humanis-religius itu wafat pada th.1905, dengan kenangan nama yang abadi sepanjang zaman.